Berburu Barang Murah di Pasar Gedebage

Pasar Gedebage adalah salah satu pasar tradisional yang terletak di daerah Gedebage ( okey , you dont say ) , Bandung. Jadi ceritanya untuk menunjang salah satu proker kontrakan saya , yakni foto bersama sebelum salah satu dari kami diwisuda, maka saya memutuskan untuk pergi ke pasar yang satu ini untuk mencari jas dengan harga murah meriah. Maklumlah diriku cuman anak kosan dengan budget minim namun ingin tampil keren :D . Tanpa banyak wacana akhirnya kemarin di hari libur Maulid Nabi Muhammas SAW saya berhasil mewujudkan wacana tersebut.

Pasar Cimol Gedebage : Entah Kata CImol itu Berasal Dari Mana
Pasar Cimol Gedebage : Entah Kata CImol itu Berasal Dari Mana

Awalnya saya buta sekali dengan daerah yang bernama Gedebage. Bahkan saya tidak punya gambaran dimanakah daerah tersebut berada, maklum saya adalah seorang GPS fanboy yang tidak bisa keluar ke suatu tempat tanpa bantuan  GPS . Dengan membonceng sepeda motor senior saya sekaligus teman sekontrakan saya. akhirnya saya bisa sampai di Pasar Gedebage dengan selamat sentosa, walaupun sempat harus memutar jalan karena pasarnya telah terlewat,

Saat pertama kali memasuki kawasan Pasar Gedebage saya langsung disambut oleh jajaran pedagang yang menjajakan barang dagangannya di sebelah kiri jalan. Hampir semuanya menjual barang-barang garmen seperti kaos, meja, celana, jaket dan tak lupa, Jas. Setelah menemukan tempat parkir yang kosong akhirnya kami memutuskan untuk memarkir sepeda dan mulai berjalan untuk mencari barang yang kita inginkan.

Sebelum kami pergi ke tempat ini, beberapa orang teman kami pada hari sebelumnya telah pergi ke pasar ini untuk keperluan yang sama. Pesan yang diucapkan oleh teman kami adalah ” Jangan membeli barang didalam pasar, diluar aja lebih murah “. Untuk membuktikan hal tersebut maka kami memutuskan untuk memulai pencarian dari pasar bagian dalam.

Jajaran Sepatu yang Ditawarkan
Jajaran Sepatu yang Ditawarkan

Toko Pertama yang kami datangi bukanlah toko Jas seperti tujuan awal kami, namun sebuah toko sepatu. Disana kami melihat banyak sepatu model terkini yang kini sedang ngetrend di kalangan anak gaul Bandung. Sepatu yang modelnya agak resmi yang terbuat dari bahan kulit. Di pasar ini sepatu model tersebut dijual dengan harga yang cukup terjangkau dengan pembukaan harga sebesar 160.000 rupiah, yang sebenarnya bisa anda dapatkan dengan harga Rp 100.000 atau bahkan kurang karena ketika teman saya menawar dengan harga tersebut langsung diberikan oleh penjualnya.

Akan tetapi seperti halnya kata pepatah ” ada harga ada barang ” ( bener ngga sih ini pepatah ? ) , barang yang ditawarkan disitu tentu saja mempunyai kualitas yang jauh dibawah sepatu yang dijual di mall dengan harga Rp 400.000 – Rp 800.000 . Bila sepatu-sepatu yang dijual di mall menggunakan kulit asli, maka sepatu yang dijual disini menggunakan kulit imitasi. Demikian pula dengan pola jahitan yang terlihat kurang rapi. Untuk ketahanan sendiri saya belum bisa menentukan, namun menurut saya jika sepatu tersebut bisa bertahan minimal 1 tahun saja maka itu sudah cukup baik.

Setelah puas menengok toko sepatu akhirnya kami menuju sebuah toko yang khusus menjual Jas, toko ini masih terletak di bagian dalam Pasar Gedebage. Setelah mencoba-coba beberapa setelan jas, kami pun mencoba untuk menanyakan harga jas yang kami gunakan. Dan harga yang keluar dari mulut penjaganya adalah ” 260 ribu untuk atasan dan 360 ribu untuk setelan ”  . Okey, harga itu tidak masuk akal bagi kami, bahkan kami tidak mencoba menawar karena kami merasa tawaran kami cukup afgan untuk dikeluarkan segitu. Sebagai perbandingan, pada hari sebelumnya teman kami berhasil mendapatkan Jas seharga Rp 65.000.

Mengetahui harga Jas yang sepertinya diluar jangkauan, akhirnya kami memutuskan untuk keluar dari pasar dan mencari di toko-toko yang berada di pinggiran jalan. Di toko pertama kami mendapati harga jas yang sudah cukup murah dibandingkan sebelumnya, yakni sekitar Rp 160.000. Akan tetapi karena tidak menemukan model yang cocok, akhirnya kami pergi ke toko selanjutnya. Disinilah kami mulai merasakan harga sebenarnya dari Pasar Gedabage dengan penawaran seharga Rp 80.000 untuk Jas atasan. Cukup rasional bukan ?

Deretan Barang Dagangan
Deretan Barang Dagangan

Setelah memilih dan memilah akhirnya saya memutuskan untuk mengambil 1 buah jas dengan harga Rp 70.000 walaupun saya yakin sebenarnya bisa mendapatkannya dengan harga paling tidak Rp 50.000 . Yah, salah satu kelemahan saya adalah saat tawar menawar, karena saya tipe-tipe orang yang tidak tega ketika melakukan penawaran. Oh ya, salah satu kelemahan toko ini adalah TIDAK MEMPUNYAI KACA ! bayangkan bagaimana mungkin toko fashion tidak mempunyai kaca ? akhirnya saya menggunakan kamera HP untuk sekedar melihat kecocokan Jas yang saya inginkan dengan diri saya, dan ternyata saya cukup keren yah. Hahahahahah

Bapak Inilah yang Menjual Jas Seharga Rp 20.000
Bapak Inilah yang Menjual Jas Seharga Rp 20.000

Kemudian kami pun menuju toko selanjutnya karena partner saya belum mendapatkan Jas yang diinginkan. Disinilah keajaiban itu terjadi. Toko ini bukanlah toko yang khusus menjual jas seperti toko sebelumnya, namun disini juga menjual jas walaupun dengan jumlah yang sedikit. Setelah memilah-milah akhirnya saya menemukan sebuah Jas yang cukup bagus menurut saya dan saya berikan kepada teman saya dengan bayangan bahwa harga tidak jauh berbeda dengan Jas yang saya beli sebelumnya. Namun semuanya berubah ketika teman saya dan teman saya mengetahui bahwa harga Jas tersebut hanya Rp 20.000 . Well, ini sungguh diluar imajinasi saya. Jas seharga 20.000 ? Bahkan uang jajan saya sehari pun lebih dari itu. Tanpa pikir panjang akhirnya teman saya lansung membungkus Jas tersebut tanpa ada keinginan untuk menawar. Gila lah kalau ada yang masih nawar. Itu harga bahkan lebih murah daripada harga nyuciin Jas nya nanti ketika mau di Laundry.

Kemudian kami pun melanjutkan perjalanan hingga toko terakhir akan tetapi tidak menemukan Jas yang cocok dengan selera kami. Dengan demikian maka berakhir pula perjalanan kami untuk berburu barang murah pada hari tersebut.

Berdasarkan pengalaman saya membeli barang di Pasar Gedebage, ada beberapa poin yang bisa saya bagikan untuk anda

  1. Jangan tergoda untuk membeli barang hanya karena harga yang murah. Pastikan bahwa barang yang anda beli benar-benar yang sesuai dengan kebutuhan anda.
  2. Cek kembali barang yang ingin anda beli, karena saya melihat ada beberapa item yang dalam kondisi kurang baik. Sepeti jas yang kancingnya telah patah atau kain jas yang udah sedikit rusak
  3. Jangan ragu-ragu untuk menawar jika anda merasa memiliki skill yang mumpuni. Percayalah anda bisa mendapatkan harga yang sangat murah disini
  4. Ada harga ada barang. Jangan terlalu berharap bahwa anda akan mendapatkan barang dengan kualitas tinggi ketika membeli barang disini, terutama untuk jenis kaos, jaket, sepatu, tas karena dari yang saya lihat harga yang ditawarkan memang sesuai dengan kualitasnya seperti kuaslitas bahan dan tingkat kerapian jahitan
  5. Jangan langsung membeli Jas ketika anda menemukan model yang telah anda sukai. Berkelilinglah terlebih dahulu siapa tahu anda bisa mendapatkan model yang lebih baik dengan harga yang lebih murah

Mungkin sekian saja sedikit cerita yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat bagi anda semua. Terima kasih ^^

8 thoughts on “Berburu Barang Murah di Pasar Gedebage

  1. Jadi inget temenku yg suka sadis nawarnya. Tapi dia beli celana jeans sih kapan itu. Harga awal 20ribu, ditawar jadi 10ribu.

    Dulu juga pernah beli sepeda di Kosambi dari 400ribu jadi 200ribu. :D

  2. Pernah kesana krn dket ama rumah, jaket motif unik cuma 30 rebu, udah 2 taun awet aja. beruntung kali ya?haha.disitu kn dibuka pasar gedebage yg lebih bersih dan gede…baru dibangun, baju2,jaket,tas,sepatunya lumayan lucu2 lah buat kualitas kw banget.hehe

    1. iya mas, banyak banget kok disana. Untuk kulakan bisa hubungi pedagang yang ada disana, ada teman saya yang dulu jualan jas ambil barangnya di gedebage soalnya :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s